
Teh herbal merupakan salah satu pilihan lain apabila tidak ingin mengkonsumsi minuman teh, teh herbal bisa berbenntuk tunggal atau campuran herbal. Teh herbal bisa dimanfaatkan sebagai ramuan untuk kesehatan. Manfaat dari beberapa teh herbal bermacam-macam,dikarenakan bahan baku untuk pembuatan teh bahan baku selain bahan dasar pada pembuatan teh herbal yaitu tanaman obat atau tanaman herbal yang memiliki manfaatyang berguna menyembuhkan jenis penyakit tertentu. Teh herbal bisa dijadikan minuman sehat untuk menemani kegiatan sehari-hari.
Tanaman obat berbentuk kering dapat
dijadikan teh herbal lalu dapat dipakai untuk
kehidupan sehari-hari. Berbagai macam herbal
dan tanaman obat bisa diolah menjadi teh
herbal kering, bergantung proses pengeringan
sebab disesuaikan dengan ciri bahan fresh.
Herbal kering kemudian dicampur bersama
takaran tertentu yang cocok pada teh herbal
sesuai apa yang diinginkan. Setelah itu diseduh
memakai air dengan suhu yang panas
kemudian air dari seduhan tersebut diminum,
kemudian dilakukan proses ekstraksi pada teh
herbal kering jadi ekstrak cair ataupun kental
serta tahap enkapsulasi berubah menjadi teh
yang lebih praktis dikonsumsi . Bahan
dasar pembuatan teh tidak cuma dari
tumbuhan camellia sinensis ataupun tanaman
teh yang lain, namun teh pula dapat dibuat dari
daun kersen(Muntingia calabura L.
Muntingia atau Ceri Jamaika yang daunnya disebut dengan nama daun kersen, tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Pada awal 1900-an, Muntingia tumbuh dan populer populer di Asia Tenggara. Oleh karena itu, tanaman ini dibudidayakan secara luas di daerah hangat seperti India, Asia Tenggara, Malaysia, Indonesia, dan Filipina, sehingga dianggap oleh penduduk setempat sebagai tanaman asli. Buah kersen atau nama latinnya Muntingia calabura merupakan tumbuhan yang termasuk dalam famili Elaeocarpaceae atau yang biasa dikenal dengan pohon sakura. Lihat saja warna merahnya juga tak kalah menggoda dengan Sakura. Dalam penelitian yang dilansir dari Longdom, buah dan daun kersen yang matang dikumpulkan dan diekstraksi dengan berbagai pelarut untuk mendeteksi kandungan fitokimianya. cara pembuatan
teh daun kersen melalui beberapa tahap yaitu :
1. Persiapan bahan : menyiapkan daun kersen
yang sudah terpisah dari tangkainya
2. Penyortiran : dari bahan yang sudah
disiapakan kemudian dipilah atau disortir.
Daun kersen dengan kualitas terbaik untuk
dijadikan bahan pembuatan teh adalah
berwarna hijau tua dan tidak
kekuningan,dan tidak berlubang
3. Pencucian : daun kersen yang sudah dipilih
kemudian dicuci sehingga kotoran debu
atau bulu halus pada daun kersen hilang
4. Pelayuan : daun kersen yang sudah dicuci
kemudian dipanaskan dengan suhu 105OC –
130OCselama 15 menit agar terjadi
penguapan agar kandungan air pada daun
kersen bisa berkurang sehingga daun
menjadi layu
5. Perajangan : daun kersen yang sudah layu,
kemudian dirajang tipis tipis, untuk
mengoptimalkan pada proses pengeringan
6. Pengeringan : daun yang sudah dirajang
kemudian dikeringkan menggunakan
menggunakan oven cabinet dryer selama
170 menit dengan suhu 50 c
7. Pengemasan : Setelah melalui pengeringan
,teh daun kersen siap diseduh
Dalam daun kersen memiliki kandungan serat dan karbohidrat yang lebih tinggi serta vitamin A dan vitamin C yang baik untuk tubuh. Selain itu, juga memiliki kandungan fitokimia flavonoid yang terdiri dari berbagai jenis, seperti flavon, flavonon, flavan, dan biflavan. Senyawa kimia lainnya yang terdapat pada daun kersen adalah tannin, triterpene, dan polifenol. Dengan kandungan nutrisi yang begitu banyak, manfaat daun kersen untuk kesehatan tubuh tidak perlu diragukan lagi.Teh daun kersen memiliki
manfaat yaitu: 1. Teh daun kersen memiliki zat
antioksidan flavonoid yang berguna
sebagai menangkal radikal bebas yang
berdampak menyerang sel pada imun
tubuh
2. Kandungan senyawa yang flavonoid
yang dimiliki oleh teh daun kersen
berkhasiat untuk penderita diabetes
karena senyawa kimia dari flavonoid
dan saponin yang bermanfaat sebagai
antioksidan yang berfungsi untuk
menyekresi hormone insulin.
3. Teh daun kersen bermanfaat juga
mengatur kadar kolestrol karena
kandungan saponin dan flavonoid dapat
menurunkan kadar
kolestrol dan mengatasi penimbunan
lemak dalam pembulu darah.
4. Antioksidan dan antiinflamasi yang
terkandung dalam teh daun kersen
dapat mengatasi kerusakan otot tubuh,
Komentar
Posting Komentar